SMS gratis

Sabtu, 13 Juni 2009

jroning batin.

Ciptaan Sabtu Nan Cerah
Rilies Ulang By Titis

Minggu, 10 Mei 2009

SIKLUS TREND MUSIK INDONESIA

SIKLUS TREND MUSIK INDONESIA

FenomenaMelihat beberapa hit tembang atau lagu yang muncul di televisi dan radio akhir-akhir ini saya jadi teringat masa-masa kejayaan penyanyi solo ketika saya masih duduk di sekolah dasar. Contoh kongkrit ketika saat ini lagu oleh anak band seperti ST 12, Kangen, Wali, Ecapede, lagu-lagu mereka yang ceria, humor dan easy listening dapat merujuk pada lagu milik Ari Wibowo, Muklas Ade Putra, Jamal Mirdad, Farid Harja Alm, Doel Sumbang dll. Kemudian lagu-lagu penyanyi solo seperti BCL, Aura Kasih, Ussy S dan banyak lagi yang lain. akan merujuk pada masa kejayaan penyanyi solo wanita masa Cicha, Maya Rumantir, Dina Mariana, Euis Darliah dll yang waktu itu juga mengharu biru. Di mana lagu-lagu seperti ini di akhir millennium 2 dan awal millennium 3 benar-benar tidak mendapat tempat di penikmat musik Indonesia. Dengan kalimat lain tahun 90 an dan awal 2000 merupakan tahun berjayanya lagu-lagu yang mengusung genre konvensional seperti Rock, Rap, Metal, Hip Metal, Jazz dan R&B, Brith Pop, Emmo, Rethro Dll yang masing-masing punya pangsa pendengar sendiri. Dan uniknya lagi masa itu band lebih terakomodir dari pada penyanyi solo. Saat ini penyanyi solo sama terakomodirnya dengan band persis sama kondisinya ketika tahun 80 an. Kita tentu mengenal Broery Pesolima Alm, Hari Mukti, Ikang Fawzi dll yang di top lagu-lagu radio dan televisi tidak kalah dengan SAS, God Bless, Gank Pegangsaan dll.

AnalisaPerputaran atau siklus seperti yang didiskripsikan di atas menurut saya ada 2 versi analisa, Yang pertama karena adanya kejenuhan dari pendengar musik dan kerinduan pada masa lampau sehigga ketika lagu- lagu yang top berdasar uraian awal terdengar langsung teringat masalampau baik dari yang sadar maupun alam bawah sadar lagu-lagu ini enak didengar, setelah sekian tahun disuguhi musik di luar “aliran” ini. Walaupun Yovi n The Nuno menulis lagu yang yang sedikit mengejek penikmat musik seperti ini katanya seperti katak dalam tempurung (dalam lirik Ku Taksuka Lagu Ini) tapi ternyata banyak kalangan pemain musik sendiri yang notabene lumayan ber skill (koresponden orang sekitar penulis) suka juga terhadap lagu2 ini. Jadi lagu-lagu ini tidak hanya dinikmati orang yang awam bermusik saja walaupun banyak yang bilang lagu kacangan. Analisa kedua karena memang sudah siklus musik seperti ini jadi berputar seperti roda yang jalan di mana satu titik bisa di atas, turun dan kembali ke atas, seperti ketika band2 70an seperti koesplus, the Mercys, Pambers, AKA dll banyak ditinggal pendengar menuju era musik humor kata orang waktu itu (di awali Ari Wibowo dengan Madu dan Racun). Kemudian muncul penyanyi melankolis diawali boomingnya lagu Antara Cinta dan Dusta milik Betharia Sonata dan seterusnya.

Prediksi
Berdasar analisa pertama penulis memprediksikan lagu lagu yang mudah top yang akan datang adalah lagu2 daur ulang yang mana sudah dirindukan kembali oleh pendengar dan masing-masing lagu daur ulang mewakili masa kecil pendengarnya tergantung kapan lagu itu pertama kali menjadi hit. Dengan syarat lagu yang di daur ulang adalah lagu yang muncul di saat penikmat musik intensif saat ini (usia 15 S/d 40 tahun) sudah dilahirkan, saat ini berarti lagu-lagu tahun 80 sampai dengan akhir 90an
Berdasar analisa kedua, karena itu memang siklus waktu, setelah kemunculan Betharia Sonata dan kawan-kawan lagu-lagu balada dan social krisis seperti milik Ebiet G. Ade, Iwan Fals, Frangki Sahilatua, Sirkus Barrock, Swami, Kantata Takwa merajai musik Indonesia. Maka masa berikut musik seperti milik mereka yang terakhir disebut, yang tanpa lirik percintaan akan mendapat hati pendengar berikutnya. karena memang itu sudah siklus.
Masalah benar tidaknya pemikiran saya silahkan anda sendiri yang menentukan he.he…. karena penulisan ini tanpa daftar pustaka, rujukan, kuisioner dan pendataan yang intensif..........
By Titis SA

Selasa, 05 Mei 2009

Senin, 04 Mei 2009

DARI KAMI UNTUK ANDA

STUDIO MUSIK SA
Sewa Studio (latihan Band) : 30.000/2jam
Recording Multitrack : 50.000/jam

Sewa Sound Sistem (untuk di yogyakarta)
Format Studio : 800.000
+ sound Out 2000w : 1.300.000
+ Sound Out 5000w : 1.800.000
+ Sound Out 7500w : 2.300.000
+ sound Out 10000w : 2.800.000

sound tanpa alat band : Mulai 300.000

Menyewakan juga Lighting, Stage, Smoke Gun, dan asesoris showbiz lainnya

CP : Titis telp :0274 4477548
hunt:08122737277

YANG HARUS DISIAPKAN BAND SEBELUM REKAMAN

Yang Harus Disiapkan Band Sebelum Rekaman

Sering sekali saya menghadapi band yang hendak rekaman malah bingung ketika kan mulai teke record. Ini terjadi pada band2 yang baru pertama kali rekaman secara multitrack
Kebingungan dan kendala yang sering terjasi antara lain :
1. Waktu take guide durasi lagu jadi sering tidak sesuai dg apa yg telah dilatih
2. Sound- instrument yang akan digunakan
3. Hasil record banyak sekali suara yang tumpang tindih frekuensinya
4. Stamina dan mood yang tiba2 drop ketika mau take
Keempat hal tersebut adalah yang sering terjadi, sebenarnya masih banyak kendala terjadi tetapi karena yang paling umum adalah hal tersebut diatas mungkin akan banyak membantu jika teratasi.

Menjaga Stamina
Proses record walau cuma satu lagu sangat memakan waktu. Kelelahan akan mengakibatkan mood hilang dan proses record jadi berjalan tidak sesuai yang diinginkan apalagi jika semua personil menunggu di studio yg kebanyakan tidak punya tempat istirahat yang sama dengan di rumah sendiri. biasanya bagi vokalis karena take terakhir ketika take akan tampak bĂȘte dan suaranya tidak maksimal.

Aransemen yang matang
Banyak band2 baru mengaransemen seadanya langsung record. Ini mengakibatkan lagu terdengar jelek walau materinya bagus dan kebanyakan akan langsung menyalahkan operator record yang tidak becus. Ingat operator bukan pesulap yang mampu membuat lagu jadi pasti terdengar bagus. Input dari band adalah yang paling besar peranannya untuk hasil yang maksimal.
Banyak band yang tidak tahu bahwa pembagian frekuensi ( nada rendah dan nada tinggi) perlu untuk harmonisasi sebuah aransemen music sering sekali aransemen band baru membuat kunci yang sama untuk semua instrument baik di ritm, melodi dan bass
Misal mereka memainkan kunci memutar dari C-F-G-C dan semua bermain di situ biasanya satu suara clean satu distorsi dan satu lagi bas pada tingkat nada yang sama maka akan terjadi penumpukan suara yang membuat music jadi kotor dan bising serta banyak noise yang muncul.

Untuk itu perlu harmonisasi missal untuk yang clean bermain di kunci dasar (bermain di grip atas) melodi membuat lick yang lebih tinggi nadanya atau memainkan rtm di kunci bawah atau senar yang bawah saja. Sedang bas memainkan senar yang lebih tinggi akan terbentuk harminisasi yang tidak tumpang tindih.
Pastikan semua anggota band hafal benar dengan aransemen yang dibuat. Sering sekali pembuat gaid ada yangterpotong diputaran bagian lagu atau malah kebanyakan jadi membingungkan yangmaumengisi sesudahnya oinipun membuat mood jadi berantakan. Jadi pola music harus benar-diketahui sehingga memudahkan jalannya take recierd utnutk itu perlu dlatih berulang kali dan kalo perlu membuat record live dahuliu sbagai bahan evaluasi. Kemudian dipikirkan apakah sound sudah sesuai yg dinginkan dalam hal ini perlu eksplorasi sound yang lebih mendalam hingga bisa membentuk karalkter lau yang diidamkan, maka sebaiknya memang player perlu punya efek sendiri yang bisa dieksplorasi dan benar-benar dikuasi. Pencarian sound yang buru2 di studio rental sangat tidak efisien dan membuang waktu.
Jangan ragu untuk berdikusi dengan operator recording sendiri agar suasana enak ketika take. jika band benar2 siap tentu kita akan menghasilkan karya yang sesuai harapan kita. Selamat berkarya…..

Titis
Pemilik Studio Musik SA